Pengelompokkan Pajak - Baca Selengkapnya..!

Hukum pajak berfungsi untuk mengatur hubungan antara pemerintahan (fiscus) selaku pemungut pajak dengan rakyatnya sebagai wajib pajak. Diantaranya terdapat dua jenis hukum pajak, yaitu:

1. Hukum pajak materil
Adalah hukum yang mengandung norma-norma yang menerangkan antara lain seperti keadaan, perbuatan, peristiwa hukum yang dikenai pajak, uang pajak dan lainnya.

2. Hukum pajak formil
Adalah hukum pajak yang berupa bentuk/tata cara untuk mewujudkan hukum materil menjadi kenyataan, contohnya seperti: Tata cara/prosedur dalam penetapan utang pajak, kewajiban wajib pajak dan lainnya.


1. Menurut Golongannya

a. Pajak langsung, yaitu pajak yang harus dipakai sendiri oleh wajib pajak dan tidak dapat dibebankan atau dilimpahkan kepada orang lain
Contoh: Pajak penghasilan

b. Pajak tidak langsung, yaitu pajak yang pada akhirnya dapat dibebankan atau dilimpahkan kepada orang lain.
Contoh: Pajak pertambahan nilai

2. Menurut sifatnya

a. Pajak subjektif, yaitu pajak yang berpangkal atau berdasarkan pada subjeknya, dalam arti memerhatikan keadaan diri wajib pajak.
Contoh: Pajak penghasilan

b. Pajak objektif, yaitu pajak yang berpangkal pada objeknya, tanpa memerhatikan keadaan diri wajib pajak
Contoh: Pajak pertambahan nilai dan pajak penjualan atas barang mewah.

3. Menurut lembaga pemungutannya

a. Pajak pusat, yaitu pajak yang dipungut oleh pemerintah pusat dan digunakan untuk membiayai rumah tangga negara.
Contoh: Pajak penghasilan, pajak pertambahan nilai dan pajak penjualan atas barang mewah, dan bea materai.

b. Pajak daerah, yaitu pajak yang dipungut oleh pemerintah daerah dan digunakan untuk membiayai rumah tangga daerah.
Pajak daerah terdiri atas:
  • Pajak provinsi, contoh: Pajak kendaraan bermotor dan pajak bahan bakar kendaraan bermotor.
  • Pajak kabupaten/kota, contoh: Pajak Hotel, pajak Restoran, dan Pajak Hiburan.

Sumber: Prof. Dr. Mardiasmo, MBA., Ak (2016:7-8)

Daftar pustaka: Mardiasmo. Perpajakan Edisi Terbaru 2016. Andi Yogyakarta, Yogyakarta, 2016.

0 Response to "Pengelompokkan Pajak - Baca Selengkapnya..!"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel